Press "Enter" to skip to content

Jangan Keliru! Perbedaan Ecommerce dan Marketplace

0

Perbedaan Ecommerce dan Marketplace

Mungkin sebagian besar orang belum mengetahui apa saja perbedaan E-commerce dan dan marketplace?

Sebelum kita membahasa apa saja perbedaan mendasar dari Ecommerce dan Marketplace. Simak dulu penjelasan kami pengertian dari kedua platform ini

Ecommerce adalah sebuh Toko online dimana didalam Toko ini hanya menjual barang dari pemilik website saja atau bisa saja milik dari brand tertentu. Dimana didalam website tersebut hanya terdiri dari satu kepemilikan saja.

Marketplace adalah sebuah website pihak ketiga, dimana website ini berfungsi sebagai jembatan antara Penjual dan pembeli. Jadi setiap orang bisa membuat Toko nya sendiri di website ini dan pembeli bisa membeli produk tersebut melalui marketplace ini. Contoh market place di Indonesia seperti Tokopedia, Bukalapak, dan lainnya

Lalu apa saja sih perbedaan yang mendasar antara kedua jenis platform ini?

Biaya

Dari segi biaya jika kamu ingin berjualan mengguanakan Ecommerce maka kamu harus mengeluarkan sedikit biaya. Biaya ini yang akan digunakan untuk proses pembuatan website seperti pembelian Hosting, domain atau pembelian Tema dan plugin premium dari WordPress

Sementara jika kamu ingin berjualan di marketplace kamu tidak perlu mengeluarkan biaya apa pun, cukup modal Kuota internet kamu sudah bisa daftar Toko, Upload produk dan produk pun siap untuk dijual

Sistem Marketing (Promosi)

Kedua platform ini memiliki teknik yang berbeda didalam sistem promosinya. Jika kamu menggunakan Ecommerce maka kamu bisa mempromosikan produk kamu melalui sosial media seperti menggunakan Facebook ads, instagram ads, dan Google ads. Kamu bisa menargetkan siapa saja yang bisa melihat produkmu sesuai dengan kriteria yang kamu tentukan, misalkan khusus wanita saja dan berumur antara 20-30 tahun dan seterusnya, atau berdasarkan wilayah tertentu saja.

Jika kamu menggunakan Marketplace sebenarnya kamu tidak perlu melakukan promosi, karena promosi biasanya dilakukan oleh pihak marketplace. Namun jika kamu ingin melakukan promosi juga bisa dimana setiap marketpace biasanya menyediakan fitur tersebut. Dengan menggunakan fitur premium yang disediakan Marketplace maka kemungkinan besar untuk produkmu terjual sangat tinggi

Proses pembuatan

Untuk menggunakan Ecommerce maka setidaknya kamu harus memiliki skill dasar untuk membuat website. Cara paling mudah kamu bisa menggunakan CMS WordPress untuk pembuatan website, dan tentunya kamu harus belajar untuk Mengoptimasi SEO Website dan bisa membuat website kamu aman.

Sedangkan jika kamu ingi berjualan Di Marketplace kamu cukup mendaftar dan memasukan semua dokumen yang dibutuhkan, selanjutnya tinggal upload produk dan publish

Kesetiaan Konsumen

Persaingan harga yang biasanya akan membuat pelanggan memilih Toko lain. Untuk itu kamu harus selalu meriset harga Kompetitor. Apakah produk yang kamu jual terlalu mahal atau terlalu murah dipasaran dalam periode waktu tertentu. Apalagi jika berjualan menggunakan Marketplace sudah dipastikan persaingan harga sanagt tinggi. Kamu selalu riset dan harga memastikan produk yang dijual memiliki value. Karena harga beda sedikit bisa saja pelngganmu melirik Toko Sebelah.

Berbeda dengan Ecommerce, ketika pembeli sudah merasa puas biasnya akan secara terus-menerus berlangganan diwebsite kamu. Namun tidak mentup kemungkinan juga jika pembeli tersebut akan melirik Toko yang lain.

Yang harus anda lakukan adalah selalu riset harga pasar setiap waktu, menjaga kualitas produk dan menjaga kepercayaan dari konsumen.

Kepercayaan

Untuk penjual baru marketplace memiliki tingkat kepercayaan yang lebih besar dibandingkan dengan Ecommerce. Karena sistem marketplace uang yang kita transfer untuk pembelian barang tertentu tidak akan langsung masuk ke nomor rekening pemilik barang. Namun akan ditahan terlebih dahulu oleh pihak marketlace sendiri. Setelah barang dikirim dan kita mengkonfirmasi maka uang tersebut baru pembayaran akan diteruskan ke pemilik barang, hal Ini jelas lebih aman untuk menghindari penipuan.

Terlepas dari semua itu belum tentu juga produk yang kita jual di marketplace akan laku. Oleh karena itu kamu harus mengupdate terus konten-konten di Toko marketplace seperti membuat feed jika menggunakan Shopee, memanfaatkan Promo free ongkir dan lainnya

Sedangkan jika menggunakan Ecommerce kamu perlu sedikit waktu dan kesabaran untuk membangun kepercayaan dari masyarajat secara luas. Namun jika kamu sudah bisa mendapatkan kepercayaan dari masyarakat maka secara tidak langsung kamu sudah berhasil membranding Toko Ecommerce kamu

Pilih Yang Mana ?

Pada Akhirnya semua keputusan ada di tangan kamu. Jika kamu ingin membranding usaha yang saat ini dijalankan dan untuk investasi dalam jangka waktu yang panjang kamu bisa memilih menggunakan Ecommerce. Namun jika kamu tidak ingin ribet dalam pembuatan website dan ingin cepat berjualan maka bisa memilih untuk menggunakan Marketplace

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Shares
Share
Tweet
Share
Pin